Artikel

MAJULAH NEGERIKU, JAYALAH SADEWAKU

17 Agustus 2020, kini Indonesia genap berusia 75 tahun. Ditengah sebuah pandemi Covid-19 yang menyelimuti negeri bahkan dunia ini, semangat juang para pahlawan yang telah gugur akan tetap dikenang dengan berbagai cara dan tetap mematuhi protokol kesehatan. Pelaksanaan upacara secara virtual, pembatasan jumlah peserta upacara serta paskibraka di Istana Kepresidenan menjadi salah satu cara yang di gunakan untuk tetap memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dalam Pidato Kenegaraan menjelang Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 tahun yang berlangsung di Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD Jakarta pada Jumat 14 Agustus 2020,Presiden Joko Widodo menyampaikan 215 negara di dunia terkena dampak dari Pandemi Covid-19 dan menyebabkan menurunnya pertumbuhan perekonomian tak terkecuali Indonesia. Namun Jokowi tetap optimis, Indonesia justru harus menjadikan krisis sebagai momentum dan lompatan besar menuju negara maju. Jadi, walaupun dalam masa yang sulit akibat pandemi Covid-19 bangsa harus tetap bangkit.

“Pidato Kenegaraan Presiden Jokowi memberikan inspirasi kepada seluruh bangsa untuk memanfaatkan masa pandemi Covid-19 sebagai momentum kebangkitan, memanfaatkan krisis pandemi untuk melakukan lompatan besar.” ujar Misbakhun (Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, Jumat 14/8/2020).

“Beliau memberikan inspirasi kepada kita semua, kepada seluruh bangsa Indonesia, bahwa krisis pandemi itu bukan sesuatu yang harus diratapi, tetapi sesuatu yang jadi pembelajaran bagi seluruh komponen bangsa, menjadikan sebagai nasihat dan momentum besar untuk melakukan lompatan besar bagi kemajuan bangsa” tegas Misbakhun.

Segala kejadian dan musibah pandemi ini dapat menjadikan bangsa terutama Indonesia ini sebagai pembelajaran untuk kedepannya dalam berbagai hal. Misalnya dengan menciptakan suatu siasat baru yang lebih kreatif, efektif, dan inovatif dalam kegiatan perekonomian untuk tetap menumbuhkan pendapatan yang layak untuk bangsa ini. Oleh karenanya lompatan besar perlu ancang-ancang yang lebih matang dalam menerjang kondisi di masa pandemi ini.

Tidak hanya dalam bidang perekonomian, dalam bidang pendidikan pun juga tengah di gencarkan dengan sistem daring atau pembelajaran online. Pembelajaran daring ini berfungsi sebagai penghubung antara pendidik dengan siswanya melalui jaringan internet yang dapat diakses kapan saja dan dimana saja. Media daring yang digunakan juga bermacam-macam, misalnya WhatsApp, Google Classroom, Website, dan lainya. Perkembangan teknologi infomasi dan komunikasi di Era Indusri 4.0 ini memang telah memiliki pengaruh yang besa terhadap proses pengajaran dan pembelajaran. Adanya kemudahan dalam akses teknologi juga mampu meningkatkan kualitas dalam pendidikan. Tidak melulu soal kegiatan tatap muka di sekolah, tetapi guru atau pengajar dan siswa mampu menciptakan kreatifitas dalam pembelajaran online.

Seperti yang telah disampaikan oleh Keengwe & Georgina dalam penelitiannya telah menyatakan bahwa perkembangan teknologi memberikan perubahan terhadap pelaksanaan pengajaran dan pembelajaran (Keengwe & Georgina, 2012). Teknologi informasi dapat diterima sebagai media dalam melakukan proses pendidikan, termasuk membantu proses belajar mengajar, yang juga melibatkan pencarian referensi dan sumber informasi (Wekke & Hamid, 2013).

Jadi peserta didik mulai dari Sekolah Dasar sampai dengan perguran tinggi mereka tetap bisa melakukan pembelajaran yang mana kegiatan pembelajaran tersebut dilakukan dengan sistem online dan melakuan kegiatan pembelajaran ternyata tidak hanya dibatasi didalam kelas, namun dapat dilakukan kapanpun dan dimanapun. Akan tetapi semua itu tak luput dari pantauan Bapak/Ibu Guru/Pengajar serta peran dari orangtua juga sangat dibutuhkan guna memotivasi putra/putrinya dalam proses pembelajaran.

Sekolah Menengah Kejuruan Kesehatan Sadewa (SMK K Sadewa) Yogyakarta juga sudah melakukan kegiatan daring kurang lebih selama 4 bulan ini. Guru di harapkan selalu inovatif dan siswa di harapakan kreatif dalam menjalankan proses pembelajaran ini. Kompetensi dan kemampuan tenaga pendidik untuk berinovasi dan tetap bertanggungjawab sebagai pengajar juga menjadi komponen penting yang mampu menciptakan proses pembelajaran yang efektif. Namun tidak bisa dipungkiri bahwa belum semua pihak siap menerima kondisi pembelajaran seperti ini, baik dari pihak Guru sebagai pendidik maupun pihak siswa sebagai peserta didik.

Adapula kendala yang terjadi seperti terganggunya perekonomian orangtua/wali siswa yang menyebabkan siswa hanya mampu membeli sedikit atau bahkan tidak bisa membeli kuota internet, hp yang kurang support atau memori terbatas juga menjadi faktor penghambat proses pembelajaran online. Oleh karena nya pada bulan Maret sampai dengan bulan Juni SMK K Sadewa memberikan subsidi kuota internet bagi siswa yang berupa potongan SPP Rp. 50.000,- per bulan. Dengan begitu diharapkan bisa membantu meringankan beban ekonomi orangtua/wali siswa. Tidak hanya siswa, pihak Guru pun juga mendapatkan subsidi pulsa dengan nominal yang berbeda-beda tergantung jumlah mata pelajaran yang diampu. Semua itu dilakukan agar pembelajaran dan kesejahteraan tetap berjalan seimbang antara sekolah, guru, dan peserta didik.

Tidak ada yang perlu disalahkan dalam kondisi seperti ini, yang terpenting kita harus tetap berjuang, semangat dan terus berpikir maju guna mencerdaskan kehidupan bangsa. Jangan pernah menyerah bahkan berhenti karena keadaan di masa pandemi seperti ini, justru kita harus bangkit dalam segala inovasi dan kreasi dalam bidang pendidikan terutama. SMK K Sadewa menjadi sekolah yang terus memberikan motivasi kepada peserta didik yang melakukan pembelajaran dari rumah, tidak hanya itu Bapak/Ibu Guru juga memantau kegiatan ibadah, dan kegiatan non formal lain. Bahkan ketika peserta didik mengalami hambatan, Bapak/Ibu Guru langsung menghubungi peserta didik atau melalui orangtua/wali untuk menanyakan dan memberikan solusi dari hambatan tersebut. Dengan begitu kerjasama Guru, orangtua/wali, dan peserta didik sangat dibutuhkan.

Semoga pandemi Covid-19 ini segera berakhir dan proses pembelajaran tatap muka juga bisa dilaksanakan kembali. Dan dengan adanya pandemi ini SMK K Sadewa dapat lebih maju dan jaya dalam bidang pendidikan formal maupun non formal. Prestasi yang dihasilkan juga tidak lagi diragukan. SMK K Sadewa memiliki guru-guru yang hebat, dan seorang guru tidak hanya pandai memberi materi pelajaran, namun juga mampu membangkitkan minat, pandai memotivasi, dan menginspirasi. Dan Sadewa dapat mengkilauan jagat pendidikan di kota Yogyakarta tentunya dan juga Bangsa Indonesia. Aamiin………….

MAJU NEGERIKU ! JAYA SADEWAKU !

Leave a Reply

Your email address will not be published.