Berita

Obat COVID-19 Unair, TNI AD dan BIN

Baru-baru ini Indonesia dikejutkan dengan kabar yang beredar terkait penemuan Obat Coronavirus Disease (COVID-19) yang dikembangkan Universitas Airlangga (Unair), TNI AD dan BIN.

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Kusumastuti Lukito mengatakan pihaknya akan ikut memantau perkembangan penelitan terhadap obat yang dikembangkan Unair, TNI AD, dan BIN tersebut.

“BPOM mendampingi keamanan mutu dan khasiat dari dua aspek, yaitu satrana produksi dengan mendampingi fasilitas produksi dan yang kedua mendampingi uji klinik dari awal perumusan sampai izin edar,” ujar Kepala BPOM Penny Kusumawati Lukito.

Hingga saat ini Obat tersebut masih menunggu izin edar dari BPOM.

Penny mengungkapkan hasil analisis menjadi salah satu landasan mengeluarkan izin edar. BPOM bisa memberikan percepatan pada masa krisis akibat pandemi seperti sekarang ini dengan mengeluarkan izin penggunaan di masa darurat.

Setelah ada izin edar, maka produk berupa Obat Covid-19 bisa diproduksi dan ada sertifikasi juga untuk fasilitas produksinya.

Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan agar seluruh masyarakat Indonesia bisa diberikan Obat Covid-19 pada Januari 2021. Obat ini akan diprioritaskan untuk Petugas Medis, lansia dan masyarakat dengan pekerjaan rentan terpapar Virus Corona.

Leave a Reply

Your email address will not be published.